, Jakarta - WhatsApp Kini telah dibuka kesempatan untuk menghasilkan uang bagi para penggunanya lewat fitur Saluran yang ada di bagian "Perbaruan". Menurut pernyataan resmi dari Meta, pemilik saluran bisa mendapatkan pendapatan menggunakan tiga fitur inti ini: langganan premium, peningkatan visibilitas saluran, serta munculnya iklan bisnis pada fungsi Status.
Fitur Baru-baru ini menandakan peningkatan peran WhatsApp, yang dulunya hanyalah aplikasi percakapan personal, kini berkembang menjadi platform multifungsi untuk menerbitkan konten, mengatur komunitas, dan mendapatkan pendapatan bagi individu maupun organisasi. Menurut Meta, modifikasi tersebut dibuat dengan hati-hati untuk melindungi pengalaman para pemakai, secara khusus dengan cara membedakan fasilitas berbasis keuntungan dari area chat pribadi mereka.
Dilansir dari situs resmi WhatsApp dan The Verge Berikut adalah metode-metode yang dapat digunakan untuk mendapatkan penghasilan dari WhatsApp Channel:
1. Mendaftar ke Saluran Berlanggan (Berlangganan Bayaran)
Fungsionalitas berlangganan memberikan kesempatan bagi administrator channel untuk menyediakan akses spesial ke para pendukung mereka melalui pembayaran rutin setiap bulan. Materi yang diberikan kepada subscriber bisa mencakup konten unik semacam wawasan mendalam, rilis terpilih, atau bahan-bahan lainnya yang tak dihadirkan bagi penonton reguler.
Melalui fasilitas ini, para pembuat channel bisa menciptakan interaksi yang lebih personal dengan penonton mereka sambil meraih pemasukan tetap dari subscriber yang rela membayar. Konsep tersebut serupa dengan program keanggotaan yang diterapkan oleh beberapa layanan daring lainnya, hanya saja disatukan secara langsung kedalam lingkup WhatsApp.
2. Promosikan Saluran (Promote Channel)
WhatsApp sekarang menawarkan pilihan agar kanal dapat meningkatkan kehadirannya lewat fungsi promosi. Ketika para pemakai membuka buku alamat kanal pada panel "Perkembangan" serta klik Tombol Telusuri, mereka bakal mendapati saran kanal, mencakupan kanal yang telah diberi dukungan iklan.
Administrator channel bisa memutuskan untuk mengiklankan channel-nya sehingga lebih terlihat bagi user baru. Makin luas cakupan channel tersebut, makin tinggi kemungkinan mendapatkan follower ekstra, yang nantinya dapat dialihkan sebagai pembeli lewat mekanisme berlangganan.
Fungsi ini memberikan kesempatan bagi pemilik bisnis atau administrator komunitas untuk mengembangkan basis penggemar mereka lebih luas tanpa perlu merintis jejaring sosial mulai nol dengan cara alami.
3. Menggunakan Sistem Periklanan di WhatsApp
Di luar saluran, WhatsApp juga menyajikan iklan yang disponsori oleh pebisnis melalui fungsi Status. Iklan tersebut akan tampil bersama postingan pengguna lainnya, mirip seperti format cerita pada platform lain. Walaupun fitur ini sekarang masih dikendalikan langsung oleh Meta dan belum memberi kesempatan kepada individu untuk mendapatkan untung dari iklan secara langsung, adanya hal ini membuka ruang bagi kolaborasi antara merek dengan pemiliki saluran.
Sebagai contoh, saluran yang memiliki jumlah penggemar banyak dan konsisten berpotensi bekerja sama dengan merek atau pebisnis untuk mengiklankan produk secara terselubunkan, entah itu lewat isi dari saluran tersebut ataupun melewati komunikasi mereka dengan para pendukung.
Pada saat bersamaan, para pebisnis yang memakai WhatsApp Business Anda bisa segera menggunakan fitur ini untuk menggaet pelanggan potensial dan memperbesar jangkauan pasar dengan melakukan promosi visual interaktif yang dapat diklik dan terhubung secara langsung ke obrolan.
Comments
Post a Comment