Skip to main content

5 Alasan Orang Bisa Jadi Korban Love Scamming

, Jakarta - Anggota tim komunikasi presidensial untuk Prabowo Subianto baru-baru ini mengalami hal serupa sebagai korban love scamming Atau penipuan cinta. Kejadian itu semakin memperpanjang daftar kasus kriminal cyber yang terdiri dari berbagai jenis penipuan daring yang menargetkan beragam kelompok masyarakat.

Love scamming adalah jenis penipuan online yang mengatasnamakan pencarian pasangan, di mana penipu ini menggunakan identitas buatan untuk menyerang korbannya tanpa memedulikan umur atau asal-usulnya.

Dikutip dari laman FBI Dalam praktik love scamming, penjahat menggunakan identitas online yang palsu untuk meraih cinta dan kepercayaan korbannya. Setelah itu, mereka membentuk ilusi tentang sebuah hubungan romantis atau sangat dekat agar bisa mengecoh dan/atau menyemplos harta si korban.

Alasan Orang Terkena Penipuan Cinta

1. Kerentanan Psikologis

Psikolog forensik, Reza Indragiri Amriel, menyebut bahwa penipuan cinta daring umumnya beroperasi dengan mengeksploitasi kelemahan dalam aspek psikologi seseorang. Pada kasus seperti itu, para pelaku justru menciptakan lingkungan yang nyaman sehingga korbannya merasa dihargai dan terhubung secara emosional.

Reza menggambarkan metode ini sebagai grooming, yaitu suatu taktik manipulasi yang sering kali dipakai dalam pelaksanaan beragam bentuk kejahatan terkait hubungan. "Berbeda dari ancaman yang menimbulkan rasa takut pada sasaran hingga mereka menjauh, grooming malah mendorong potensial korban untuk semakin dekat lantaran perasaan positif," papar Reza saat diwawancara. Tempo ketika dihubungi pada hari Sabtu, 21 Juni 2025.

Dari sudut pandang psikologi, kata Reza, para korban penipuan semacam ini sering kali mengungkapkan tingkat kemudahan diberi sugesti yang cukup tinggi, yaitu cenderung mudah terpengaruhi oleh hal-hal di sekitarnya. Menurut Reza, wanita termasuk dalam salah satu dari tiga kategori orang yang lebih berisiko secara statistika.

2. Merasa Kesepian

Studi berjudul Penipuan Cinta Online dan Pengalaman Wanita Indonesia: Sebuah Studi Kualitatif Yang terdapat dalam jurnal International Journal of Public Health Science edisi September 2023 mendukung klaim Reza. Penelitian tersebut mengindikasikan bahwa 60% dari para korban penipuan cinta di Indonesia merupakan wanita.

Sasaran utama hampir seluruhnya homogen, yaitu wanita berusia di atas 35 tahun, statusnya sebagai janda atau sudah bercerai, memiliki pendapatan pribadi, dan mencari pasangan melalui aplikasi maupun media sosial. Menurut penelitian dari Susanti Niman, Tina Shinta Parulian, serta Timothy Rothhaar, mereka dipandang rentan terhadap tipuan sebab merasa kesepian namun mandiri secara finansial.

3. Kebutuhan Emosional

Psikolog klinis, A. Kasandra Putranto, menyebut bahwa kasus penipuan cinta atau love scam dapat dialami oleh berbagai kalangan, mulai dari gadis muda, wanita sudah bersuami, janda, hingga kaum pria. Yang menjadi target utama bukanlah asal-usul sosial mereka, tetapi lebih kepada kekurangan dalam hal kebutuhan emosi yang belum terpenuhi. Pasalnya, seperti dijelaskan Kasandra, para pelaku ini biasanya akan memberikan banyak perhatian dan menjawab semua ekspektasi korban secara fisikal, reputasi, maupun sikap hidup.

Setelah itu, sang pelaku berusaha membina hubungan dengan cepat, menyenangkan korban, serta meraih kepercayaan mereka. Mereka bisa saja menyarankan perkawinan dan merencanakan pertemuan tatap muka, namun hal tersebut takkan terealisasi. Terakhir, para penipu ini akan minta uang kepada korban.

4. Kekerasan Hati Yang Terlalu Bertingkat

Meskipun demikian, menurut Reza, aspek seperti karakter pribadi, kebutuhan emosi yang tinggi, serta rasa percaya diri yang berlebih dapat memperluas area di mana saran atau pengaruh tersebut dapat diterima. Mengenai insiden yang diserahkan pada Polda Banten, ia menjelaskan bahwa posisi korban sebagai anggota tim pers Gedung Presiden malah bisa membawanya kepada keyakinan untuk mengendalikan potensi ancaman dengan lebih baik. "Mungkin saja gelarnya sebagai pegawai gedung presiden menyebabkannya menjadi terlampau yakin," ungkap Reza.

Reza mengatakan situasi tersebut dapat menyebabkan hindsight bias atau bias retrospektif, di mana orang percaya diri mereka pasti akan berhasil mendeteksi dan mencegah ancaman berkat rasa memiliki pengalaman atau pengetahuan yang cukup.

5. Hubungan Kasih yang Diinginkan

Menurut Kasandra, para penipu jenis ini tidak asal pilih korban. Mereka sengaja mengincar orang-orang yang memiliki rentansi emosi tinggi, misalnya mereka yang merasa kesepian, baru saja cerai, atau tengah menghadapi duka. Menurut pendapat Kasandra, pada situasi demikian, keinginan kuat untuk mendapatkan koneksi emosional dapat dieksploitasi oleh penipu tersebut untuk menciptakan hubungan palsu.

“ Korban Umumnya mempunyai keinginan untuk mencintai dan berharap bisa bersambungan dengan orang lain, oleh karena itu mereka dapat menjadi target mudah ketika bertemu seseorang yang kelihatannya menyediakan ikatan tersebut," jelas Kasandra.

Intan Setiawanty dan Haura Hamidah bersumbang dalam penyusunan artikel ini.

Comments

Popular posts from this blog

Art Worth Investing In

art worth investing in Informative Video About art worth investing in Art Worth Investing In: Unlocking the Secrets of a Lucrative Market art market analysis, art investment portfolio, art investment funds, art market trends, alternative investment opportunities. Understanding Art Worth Investing In When it comes to alternative investment opportunities, art worth investing in is a market that has gained significant attention in recent years. But, what exactly makes art a valuable investment, and how does one navigate this complex market? To understand the concept of art worth investing in, we must first consider the art market as a whole. The global art market has seen tremendous growth, with sales reaching $ 67.4 billion in 2020 (1). Within this market, certain artists and styles have emerged as highly valuable, with Picasso’s "Les Femmes d’Alger (Version O)" selling for a record $ 179.4 million in 2015 (2). One way to identify art worth investing in is by analyzi...

Masterworks Art Investment Reviews

masterworks art investment reviews Informative Video About masterworks art investment reviews Masterworks Art Investment Reviews, art investment platforms, alternative investment strategies, diversifying your portfolio, art market trends. Unlocking the Potential of Art Investments: Masterworks Art Investment Reviews As investors continue to seek alternative strategies to diversify their portfolios, the art market has emerged as a promising frontier. With the rise of online platforms and social media, it’s never been easier to discover, buy, and sell art. Masterworks, a pioneering art investment platform, has made waves in the industry by democratizing access to blue-chip art for everyday investors. But with the increasing popularity of art investments, it’s essential to delve into the world of Masterworks art investment reviews to understand the platform’s strengths and weaknesses. Understanding Masterworks Art Investment Reviews Masterworks has disrupted the art marke...

Florida-based Art Investment, Art Dealers Cutler Bay, Art Work In Exchange For Real Estate Fl, Art Exchange And Investment Companies In Florida, Art Investment Companies Fl

florida-based art investment, art dealers cutler bay, art work in exchange for real estate fl, art exchange and investment companies in florida, art investment companies fl Informative Video About florida-based art investment, art dealers cutler bay, art work in exchange for real estate fl, art exchange and investment companies in florida, art investment companies fl florida-based art investment, art dealers cutler bay, art work in exchange for real estate fl, art exchange and investment companies in florida, art investment companies fl Investing in the Arts: Unlocking the Potential of Art Exchange Investment in Cutler Bay, FL The Hidden Gem of Art Exchange Investment Located in Cutler Bay, Florida, the burgeoning art scene has become a melting pot for art enthusiasts, collectors, and investors alike. As a unique blend of art, culture, and finance, art exchange investment in Cutler Bay, FL, is gaining traction among savvy investors seeking alternative assets to diversify their portfoli...